Showing posts with label Seputar Berita. Show all posts
Showing posts with label Seputar Berita. Show all posts

Thursday, 26 February 2015

Akankah DPRD akan di bawa Ahok ke KPK

Akankah DPRD akan di bawa Ahok ke KPK - MUNGKINKAH SEMAKIN BANYAK ORANG YG MUAK
DENGAN PDIP ?
detikNews - Kamis, 26/02/2015 

PDIP PUN TAK MEMBELA AHOK

Akankah DPRD akan di bawa Ahok ke KPK

Jakarta - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama tengah digoyang DPRD DKI terkait APBD 2015. Ahok memegang bukti bahwa oknum DPRD lah yang melakukan perubahan APBD, namun semua fraksi di DPRD ramai-ramai menyerang Ahok, PDIP yang masih punya Wagub Djarot Saiful Hidayat pun tak membela.

Saat ini DPRD DKI sudah sepakat mengajukan hak angket atau investigasi terkait kebijakan APBD 2015 yang sampai sekarang belum juga menemui titik terang. Bahkan dari 106 orang, 95 di antaranya dipastikan sudah menandatangani angket. Panitia angket sudah dibentuk, hari ini DPRD DKI akan mengesahkan panitia angket.

Posisi PDIP yang masih punya Wagub pendamping Ahok pun tak menolak pengajuan hak angket. Ketua DPRD DKI dari PDIP Prasetyo Edi Marsudi saat berbincang di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2015) kemarin, mengungkap keluh kesah DPRD DKI terhadap Ahok. 

Tentu saja Ahok dan Wagub Djarot Saiful Hidayat adalah satu paket dalam hal pemerintah provinsi DKI Jakarta. Cukup aneh saat PDIP memasang posisi serang ke Ahok, padahal beberapa kali Ahok juga menghadap Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Jika PDIP saja ikut mendorong hak angket, apalagi Gerindra yang ditinggalkan Ahok sudah tentu gas pol dalam upaya ini.
Alih-alih membela Ahok, Prasetyo malah mengungkap persoalan pelik antara DPRD DKI dengan Ahok selama ini. Pras menyebut, setiap tindak-tanduk Ahok yang menyangkut kebijakan publik sebaiknya melalui prosedur yang sesuai.

"Jadi gini lho maksud gue, setiap bertindak si gubernur ini harus ada etikanya, bos. Dia itu bukan birokrat, dia itu di sini kan tugas politik ya hormati kita lah DPRD yang punya hak budgeting," kata politisi PDIP tersebut.

Pras menyebut tidak sepatutnya Ahok menyebut semua dewan sebagai oknum. Terlebih lagi masalah bujeting ini memiliki peranan penting dalam menjalankan roda pembangunan Ibu Kota.
"Ini kan Ibu Kota negara bapak, saya ini setara dengan gubernur lho bukan saya oknum. Gitu aja," tegas Pras.

Lalu apakah ujung dari polemik APBD 2015 ini? Apakah Ahok akan tumbang, ataukah oknum DPRD DKI yang akan berurusan dengan KPK?

Saturday, 2 August 2014

Semua masjid di Belanda sepakat akan berbicara kepada hubungan persaudaraan antara Islam dan Yahudi, Alquran dan Taurat



Semua masjid di Belanda sepakat akan berbicara kepada hubungan persaudaraan antara Islam dan Yahudi, Alquran dan Taurat - Di saat ketegangan meningkat di Timur Tengah terkait perang di Gaza, dewan masjid di Belanda menyerukan toleransi dari para jamaahnya, khususnya kepada warga Yahudi, yang merupakan Ahli Kitab. Ini menurut majalah mingguan Belanda Elsevier.

Dewan Masjid dan Perhimpunan Masjid Maroko di Belanda menyatakan keprihatinannya tentang insiden terjadi baru-baru ini terkait anti-Semitisme yang kemungkinan besar terhubung kepada emosi yang memuncak tentang konflik Gaza saat ini, seperti dilansir situs the Huffington Post, Jumat (1/8).

Seorang juru bicara untuk dewan masjid mengatakan kepada Elsevier mereka tidak berusaha untuk melarang mengkritik Israel.

Namun, kritikan itu seharusnya tidak menjadi lisensi untuk melakukan tindakan anti-Semitisme atau anti-Islam. Menurut NL Times, Dewan Masjid merupakan sebuah koalisi dari masjid-masjid Turki.

"Semua masjid di Belanda sepakat tentang tindakan yang akan berbicara kepada hubungan persaudaraan antara Islam dan Yahudi, Alquran dan Taurat," ujar juru bicara Dewan Masjid kepada NL Times.

Hubungan antar agama di seluruh dunia sedang tegang akibat konflik saat ini. Pegiat lintas agama Imam Shamsi Ali mengatakan kepada the Huffington Post bahwa situasi saat ini di Israel dan Palestina merupakan tantangan nyata untuk dialog.

Contoh kemauan yang kuat seorang anak Palestina untuk bertahan hidup

Contoh kemauan yang kuat seorang anak Palestina untuk bertahan hidup - Ini adalah wajah seorang anak muda Palestina yang telah menjadi gambaran kekuatan di Gaza, setelah mengenakan pakaian layaknya seorang wartawan sementara konflik berkepanjangan mengelilingi dia. 
 
 
Anak itu, diyakini tidak lebih dari enam tahun, berdiri dengan bangga sambil mengenakan 'jaket antipeluru' buatannya sendiri dari plastik dan meminjam helm wartawan saat dia berpose di depan kamera, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (1/8).  
 
Gambar itu diambil oleh seorang wartawan radio asal Swedia setelah anak itu mendekatinya dan berkata, "Saya seorang jurnalis. Saya melaporkan apa yang terjadi di sini, ini adalah jaket antipeluru saya".  
 
Wartawan Swedia bernama Johan-Matthias Sommarstrom, yang telah menyaksikan foto itu telah disebarkan lebih dari 5.500 kali sejak dia mengunggah gambar itu di Twitter kemarin, mengatakan ini adalah contoh kuat dari kemauan yang kuat seorang anak Palestina untuk bertahan hidup.  
 
Sommarstrom mengambil foto itu setelah anak itu mendekatinya ketika dia kembali ke hotel, setelah laporan sore di Kota Gaza yang dilanda perang.  
 
Sommarstrom tinggal dengan sejumlah wartawan internasional lainnya di mana semuanya turut meliput pertempuran antara Israel dan pejuang Hamas yang mulai meletus sejak tanggal 8 Juli lalu.  
 
Sommarstrom mengatakan dia menawarkan topi wartawan miliknya bertuliskan kata "TV", setelah anak itu berjalan ke arahnya dan berkata, "Saya seorang wartawan".

Dia kemudian mengunggah gambar itu di Twitter dengan judul, 'Anak muda di #Gaza berpura-pura menjadi wartawan dengan jaket antipeluru buatannya, saya harus meminjamkan helm wartawan saya'.  
 
"Untuk sesaat dia berdiri dengan bangga. Teman-temannya tertawa gembira dan menari-nari di sekelilingnya. Dia mungkin terlihat sedikit malu dan kemudian saya mengambil gambarnya," tulis Sommarstrom.  
 
Gambar itu telah menerima respon luas di dunia maya dan telah menjadi salah satu gambar yang paling banyak disebarkan kembali dari Gaza sejak konflik di wilayah kantong Palestina itu dimulai.  
 
"Bekerja dalam perang berarti bahwa Anda melihat hal-hal yang tidak ingin Anda lihat. Anak tewas dan tak bisa dikenali, orang tua putus asa, kesedihan tak berujung, rumah hancur," kata Sommarstrom kepada Radio Swedia.  
 
"Bagi saya gambar itu adalah contoh kuat besarnya kemauan dari anak-anak untuk bertahan hidup. Dia telah melihatkan kita para wartawan keluar masuk dari hotel, dia telah melihat kita bertahan hidup," ujar dia.  
 
"Saya berpikir bahwa dalam permainan pura-pura yang dia lakukan, dirinya ingin menjadi seperti kita, seseorang yang bertahan," lanjut dia.  
 
Ratusan orang telah berkomentar pada gambar anak itu, dengan banyak di antaranya menggambarkan foto itu sebagai suatu hal yang sangat menghangatkan hati tapi juga sangat memilukan hati.  
 
Pengguna Twitter bernama Richard Hoefer berkicau, "Foto itu menarik! Bahkan di saat-saat suasana putus asa, imajinasi positif dari anak-anak tidak pernah tertutup. Tolong bantu dia tetap hidup".  
 
Sementara Hannah Jermy menulis, "Begitu kuatnya melihat anak bertindak layaknya seorang anak di zona perang bukannya digambarkan hanya sebagai korban".  
 
Dan pengguna dengan akun @Libertypixi berkata, "Sebuah pengingat kepedihan bagi kita semua bahwa. Semoga Tuhan melindungi mereka semua".  
 
Foto itu diunggah sebelum Israel dan Hamas setuju untuk melakukan gencatan senjata kemanusiaan selama 72 jam, yang dimulai pagi ini waktu setempat.  
 
Selama waktu tersebut akan ada negosiasi gencatan senjata untuk membicarakan gencatan yang lebih dalam perang di Gaza sudah memasuki hari ke-24 dan telah menewaskan lebih dari 1.400 warga Palestina.

Saturday, 26 July 2014

Khitan yang berakhir dengan amputasi penisnya

 
Khitan yang berakhir dengan amputasi penisnya - Seorang pria Alabama mendatangi sebuah rumah sakit untuk melakukan khitan. Namun alangkah kagetnya ketika terbangun, pria itu malah kehilangan penisnya! Kini pria tersebut sedang menempuh jalur hukum untuk menuntut malapraktik yang terjadi padanya.

Pria bernama Johnny Lee Banks Jnr itu datang ke Princeton Baptist Medical Center untuk melakukan khitan, namun tampaknya ahli bedah salah melakukan prosedur dan malah melakukan amputasi pada alat kelaminnya, seperti dilansir oleh Metro (24/07).

Tuntutan hukum yang dilayangkan oleh istrinya, Zelda, menjelaskan bahwa suaminya tak pernah menerima alasan mengapa alat kelaminnya diamputasi dan tak pernah mendapatkan peringatan bahwa prosedur khitan yang dilakukan oleh rumah sakit itu akan berakhir pada amputasi organ genitalnya.

"Ketika terbangun setelah menjalani prosedur bedah, penisnya telah diamputasi. Pihak rumah sakit tak pernah memberikan penjelasan atau peringatan sebelumnya bahwa mereka akan mengamputasi penis korban," tulisnya dalam tuntutan.

Kasus ini sebaiknya dijadikan pelajaran bagi Anda yang ingin melakukan prosedur bedah apapun itu. Pastikan sebelumnya Anda mengetahui bagaimana prosedur tersebut dilakukan dan apa efeknya pada tubuh Anda. Mencari informasi tak ada salahnya daripada Anda mengalami malapraktik semacam ini.

Thursday, 17 July 2014

Aneh - Pejuang Alloh tak pernah habis di Palestina walau tiap hari ada yang di tembak


Aneh - Pejuang Alloh tak pernah habis di Palestina walau tiap hari ada yang di tembak - Aneh bin ajaib, meski tiap hari dibunuhi tentara Israel, pejuang- pejuang Palestina tak pernah habis. Ibarat hilang satu tumbuh seribu, begitu seterusnya. Mereka juga tak pernah surut semangat juangnya, meski hampir hari dijatuhi bom dan rudal.

Kota Jenin menjadi saksinya. Kota yang terletak di Tepi Barat itu dibombadir Israel sebulan lalu. Ratusan rudal yang dilepaskan pesawat-pesawat tempur dan tank-tank Zionis, menghantam kota yang menjadi penampungan pengungsi rakyat Palestina itu. Hanya bersenjata AK 47 dan M 16, para pejuang Palestina memberikan perlawanan sengit.

Ratusan warga sipil dan anak- anak menjadi korban sesuatu yang sebenarnya dilarang PBB akibat serangan brutal itu. Tetapi di pihak Israel bukan tidak ada yang mati. Tidak kurang dari 24 orang pasukan Israel tewas, dan 130 lainnya cedera. Itu yang diakui Israel. Tentu jumlah sebenarnya jauh lebih besar.

Israel tidak mau menyebutkan jumlah korban pastinya, karena akan menjatuhkan moral tempur pasukannya. Buktinya, Panglima Perang Zionis, Shaol Mofaz akhirnya harus mencopot perwira yang memimpin penyerangan Jenin, karena dianggap gagal.

Rupanya, ada kejadian-kejadian aneh di Palestina, yang menyebabkan perlawanan mereka tidak pernah mengendor. Situs nurkeimanan.wordpress.com menjelaskan keanehan itu, diantaranya dituturkan Abu al Barraa, salah seorang pimpinan Hamas.

“Wahai saudaraku yang aku cintai,” katanya, “demi Allah sesungguhnya kami telah menyaksikan pasukan Zionis Israel meninggalkan persenjataan mereka, lari terbirit-birit ketakutan. Banyak dari mereka yang terbunuh dari peluru para mujahidin yang keluar tanpa ditembakkan.” Salah seorang tentara Israel yang lari itu, kepada pers mengaku ketakutan. Mereka menyaksikan postur pasukan yang buas luar biasa bukan dari bangsa manusia. Beberapa sumber Israel mengungkapkan, rasa takut itu menyelimuti setiap pasukan saat hendak memasuki Jenin.

Salah seorang pasukan cadangan Israel mengatakan, “Kami melaksanakan tugas ini karena memang wajib, tidak ada yang senang berperang di sini. Kondisi di sana memang menyeramkan sekali.” Bahkan ia berharap, dunia internasional menekan pemerintahan Ariel Sharon. “Apakah tekanan terhadap pemerintahan (Sharon) telah dilakukan, agar menarik mundur pasukannya? Berapa hari lagi kita harus bertahan di sini?” kata tentara itu ketakutan.

Apakah keanehan-keanehan itu pertanda Allah telah menurunkan bala tentaranya, seperti apa yang tercantum pada al-Qur’an Surat At Taubah 26: “Dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir.”

Meski sudah demikian banyak kerusakan terjadi, para Mujahidin di Gaza menyatakan tidak akan meminta gencatan senjata.

Jubir Hamas, Sami Abu Zuhri, menantang Zionis ‘Israel’ dan mengatakan: “Di belakang kami hanya ada tembok – kami tidak akan lari ke mana pun. We have nothing to lose. Kami siap berjihad sampai penghabisan.”

Yang jelas ketika tentara Israel yang brutal itu dilanda ketakutan, keadaan sebaliknya justru dialami para mujahidin. Meski melawan musuh yang didukung Amerika Serikat, semangat tempur para mujahidin tak pernah kendor. Tak lain, karena mereka berperang di atas lambaran tauhid, ala at tauhid `isynaa wa min ajli at tauhiid namuut (di atas rel tauhid kami hidup dan untuk tauhid kami mati).

Rodgers tetap percaya Liverpool akan sukses walau tanpa Suarez


Rodgers tetap percaya Liverpool akan sukses walau tanpa Suarez - Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, menegaskan bahwa hengkangnya Luis Suarez tak akan mengurangi ambisi besar timnya untuk meraih sukses musim ini.

Suarez hengkang ke Barcelona FC dengan bandrol yang diperkirakan bernilai 64 hingga 75 juta Pounds. Padahal, sebelumnya pemain asal Uruguay itu sempat berjanji untuk bertahan di Anfield musim depan.

Banyak fans yang kecewa dengan hengkangnya Suarez. Banyak juga yang menyebut bahwa Il Pistolero bakal sulit tergantikan di Liverpool. Namun, Rodgers menegaskan bahwa perginya striker 27 tahun itu tak akan membuat semangat timnya mengejar titel juara mengendur.

"Penjualan Suarez tak mengurangi ambisi kami. Kami berterima kasih pada Luis atas kontribusinya di sini, namun kami sudah move on, mencari pemain lain yang tepat," ujarnya dalam sesi konferensi pers seperti dilansir Mirror.

"Kami adalah grup yang berisikan pemain muda yang lapar (kesuksesan) dan kami akan maju lagi. Kami akan jadi semakin baik berkat pengalaman musim lalu," tegas pria asal Irlandia Utara ini. (mir/dim)

Wednesday, 16 July 2014

Mahasiswa muslim di keluarkan karena ketahuan berpuasa

Mahasiswa muslim di keluarkan karena ketahuan berpuasa - Mahasiswa muslim Uighur di kampus-kampus di prefektur Kashgar, China, menghadapi ancaman bila menjalankan puasa di bulan Ramadan. Ancamannya tidak tanggung-tanggung. Dikeluarkan dari kampus. Pejabat lokal di Xinjiang menerbitkan aturan yang intinya melarang Muslim berpuasa di bulan suci.  
 
 
"Administrasi kampus kami secara tegas melarang puasa dan praktik Ramadan lainnya yang dilakukan mahasiswa Uighur," kata seorang mahasiswa Uighur melalui Radio Free Asia (RFA) Uighur dikutip Onislam.net, Kamis 10 Juli 2014.  
 
Ditambahkan oleh mahasiswa itu, bagi siapa saja yang menolak untuk makan di siang hari akan dikeluarkan dari kampus atau dicabut ijazahnya.  
 
Setiap Ramadan, pihak berwenang China telah berulang kali memberlakukan pembatasan terhadap muslim Uighur di wilayah barat laut Xinjiang.  
 
Di bawah aturan ketat pemerintah China, semua pegawai negeri yang muslim dipaksa tidak boleh berpuasa di bulan Ramadan. Dan bagi mahasiswa dan guru Muslim di Kashgar juga diberlakukan larangan berpuasa. Untuk itu, administrasi kampus telah mendistribusikan makan siang dan botol air gratis.  
 
Selain itu, pemerintah China juga memerintahkan semua restoran dekat kampus untuk menutup usahanya. Ini untuk mencegah umat Islam berbuka puasa saat matahari terbenam.  
 
"Mereka yang menolak aturan tersebut akan masuk daftar hitam dan nama mereka diteruskan ke kepala Partai Komunis China yang berkuasa di berbagai fakultas," kata RFA.  
 
Meski pun demikian, beberapa mahasiswa muslim mengambil risiko dan mereka tetap berpuasa secara diam-diam. Mereka tidak takut aktivitas mereka dipantau secara ketat.  
 
Mereka meninggalkan kelas lebih awal dan membawa makanan yang dibagikan kampus untuk dipakai berbuka puasa di asrama mereka.  
 
Namun beberapa mahasiswa tertangkap staf administrasi karena mereka sering memeriksa tas mahasiswa di pintu keluar kampus.  
 
"Jika pihak kampus menemukan makanan di tas mereka, para mahasiswa itu dipaksa untuk memakannya di tempat," katanya.  
 
Tidak itu saja, bagi mahasiswa yang bangun untuk sahur dan salat di asrama juga mendapat hukuman. "Jika mahasiswa menyalakan lampu untuk menyiapkan sahur, para penjaga kampus akan memasukkan mereka dalam daftar hitam."  
 
Untuk itu pihak kampus telah memasang kamera video di asrama dan di koridor untuk memantau kegiatan mahasiswa. "Mereka mengendalikan semua kegiatan dan kehidupan pribadi kami," kata RFA.  
 
RFA mengatakan, kampus di Kashgar sudah seperti camp politik. Setiap mahasiswa yang belajar di sana harus mematuhi semua aturan dan tidak boleh menentang.  
 
Xinjiang telah menjadi daerah otonomi sejak 1955 namun terus menjadi obyek tindakan keras besar-besaran oleh pihak berwenang China.  
 
Kelompok pembela hak manusia menuduh pihak berwenang China berkedok memerangi terorisme atas kekerasan agama yang dilakukannya terhadap muslim Uighur.  
 
Selain memiliki cadangan minyak dan gas yang besar, Beijing memandang wilayah Xinjiang yang luas sebagai aset yang tak ternilai karena lokasinya yang strategis dekat Asia Tengah.  
 
Tanggapan Pemerintah  
 
Pemerintah China telah angkat bicara soal masalah tersebut. Mereka menjelaskan alasan melarangnya. Hukum China menetapkan agama tidak boleh mengganggu peradilan, administrasi eksekutif, pendidikan dan fungsi negara lainnya.  
 
"Puasa adalah pilihan individu. Anak-anak adalah masa depan suatu negara dan berada dalam tahap kritis dari pertumbuhan fisik dan pengetahuan pencapaian. Untuk melindungi kesehatan anak di bawah umur, kita tidak mendorong mereka berpuasa".  
 
Meski begitu, mereka menegaskan praktek-praktek puasa dan kegiatan normal lainnya oleh penganut agama dilindungi hukum di China. Tidak seorang pun memiliki hak untuk campur tangan. (Ism)

Monday, 14 July 2014

Kisah Nyata Malaikat Allah di GAZA

Kisah Nyata Malaikat Allah di GAZA - Kejadian Aneh Dan Misterius Seputar Perang Gaza. Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.

Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.

Kota Gaza
Kota Gaza
Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.

Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.

Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi

pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.

Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.

Wartawan kami, Thoriq, merangkum kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk para pembaca yang budiman. Selamat mengikuti. ***

Pasukan ‘Berseragam Putih’ di Gaza
Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan, mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.

Suara Tak Bersumber

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situsalraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya. “Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya

Saksi Serdadu Israel

Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Chan*nel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.

Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”

Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu? ***

Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh
Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.

Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.

Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.

Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.

Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.

Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”

Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.

Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.

Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.

Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”

Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.

Merpati dan Anjing

Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin AlAan. Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.

Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.

Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.

Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”

Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.

Kabut pun Ikut Membantu

Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam.

Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.

Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.

Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com. la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.

Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.

Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.

Selamat dengan al-Qur’an

Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.

Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.

Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.

Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun.

Dr Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.

Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.

“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online.***

Harum Jasad Para Syuhada

Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.

Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com, serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.

Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.

Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.

Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.

Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.

Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi, saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”

Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir

Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.

Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.

Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.

Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.

Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.

Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)

Terbunuh 1.000, Lahir 3.000

Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.

Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Is*rael melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.

Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus,” katanya kepada islamonline.net.

Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.

“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka,” ungkapnya.

Selain Kutipan di atas kami memiliki artikel yang menarik SUPER AMPUH MEMBESARKAN DAN MENGENCANGKAN PAYUDARA.

Jerman Juara Piala Dunia 2014

Jerman
Jerman
Jerman Juara Piala Dunia 2014 - Jerman akan menghadapi Argentina dalam final Piala Dunia yang digelar di Stadion Maracana di Rio pada Minggu waktu setempat atau Senin (14/07) pagi waktu Indonesia. Sebelumnya Tim Panser Jerman, menang telak 7-1 atas Brasil dalam laga semifinal di Belo Horizonte.


Low mengatakan Jerman tidak gentar menghadapi bintang Argentina Lionel Messi.

"Kami memiliki pemain muda yang bahkan tak pernah tampil disini dan pemain lain dengan masa depan luar biasa seperti Ilkay Gundogan, Marco Reus, Mesut Ozil, Andre Schurrle dan Thomas Muller.

"Mereka dapat bermain selama beberapa tahun. Kami dapat bermain dengan baik selama beberapa tahun dengan pemain muda yang datang untuk memperkuat tim."

Jerman berupaya untuk meraih juara Piala Dunia sejak terakhir mendapatkan gelar tersebut pada 1990, ketika mereka mengalahkan Argentina di Roma.

Low, 54 tahun, yakin timnya akan mengulangi dan mencatat sejarah dengan meraih juara di Amerika Selatan.

"Kami tahu kami dapat mencatat sejarah," kata dia."Di masa lalu kami pernah mengalaminya. Amerika Latin, di kontinen ini, telah didominasi sepanjang waktu. Jadi mengapa tidak? Ini harus menjadi kegembiraan ekstra bagi kami sebagai tim Eropa jika menang di tanah Amerika Latin."

Low juga tidak takut untuk menghadapi Messi yang berupaya untuk menyamai Diego Maradona, yang menjadi inspirasi bagi Argentina dalam kemenangan di Piala Dunia 1996.

"Kami tidak memiliki rasa takut atau apapun itu. Saya tahu ini akan menjadi pertandingan bagi dua tim yang telah berhadapan di masa lalu, dalam turnamen ataupun pertandingan persahabatan.

"Tim ini tidak hanya melulu soal Messi. Jika Anda percaya itu, anda membuat kesalahan. Mereka memiliki Angel Di Maria, Sergio Aguero, Gonzalo Higuain - jadi tim tidak tergantung pada Messi.

"Dia seorang pemain yang dapat menentukan permainan tetapi tim ini lebih baik dibandingkan 2010 lalu, ketika kami mengalahkan mereka 4-0 di perempat final.

Tampil sempurna

Sementara manajer Argentina Alejandro Sabella mengatakan timnya butuh bermain sempurna untuk mengalahkan Jerman.

"Mereka memiliki sebuah sistem permainan yang sangat baik," kata dia.

"Kami memberikan seluruhnya, seperti biasanya. Kami memberi kerendahan hati, pengorbanan, kerja keras, dan rendah hati serta memberi sebelum menerima. Kami akan memberikan segalanya agar Argentina dapat menjadi juara kembali."

Sabella, 59 tahun, pernah bermain selama tiga tahun di Inggris dengan Sheffield United dan Leeds United sejak 1978 dan dia mengaku "tak pernah berpikir" untuk menjadi pelatih timnas negaranya di ajang final Piala Dunia.

"Banyak pemain yang menjadi pelatih ketika mereka berhenti bermain, tetapi saya tak pernah berpikir mengenai hal itu.

"Saya tidak pernah menjadi orang yang berpikir jangka panjang. Kami bicara tentang 35 tahun yang lalu, dan saya tidak pernah berpikir ini akan terjadi."

Bagi anda yang menginginkan Jersey kebangsaan Jerman silahkan kunjungi website resmi kami -----> KLIK DISINI

Kami juga memiliki tips menarik lainnya, yaitu Tips PALING AMPUH MERAWAT KULIT BIAR PUTIH

Sunday, 13 July 2014

Israel Akan hapus bangsa Arab dari peta dunia

Bangsa Arab
Bangsa Arab
Israel Akan hapus bangsa Arab dari peta dunia - Sebuah lansiran dari penulis Gideon Levy sungguh mengejutkan. Tujuan Israel asli diyakini bukan menghabisi kelompok pejuang Hamas, namun lebih besar lagi. Mereka ingin membersihkan bangsa Arab.

Membunuh warga sipil Palestina sudah menjadi bagian dari kebijakan Israel, demikian dikatakan Levy seperti dilansir dari surat kabar Haaretz, Ahad (13/7). Israel percaya menghabisi mereka maka Negeri Zionis itu akan aman. Alasan Israel hendak menjatuhkan Hamas sangat tidak realistis dan tidak dibenarkan lantaran di balik itu mereka memiliki tujuan lain yang lebih parah yakni membantai orang-orang berdarah Arab.

Israel telah membuat peta pembantaian itu, setidaknya hal itu bisa dilihat secara gamblang pada stasiun televisi Al Jazeera yang lebih berimbang memberitakan agresi militer Negeri Bintang Daud itu. Levy menegaskan kita semua akan terkejut melihat gambar-gambar ditayangkan Al Jazeera. Mayat-mayat warga Gaza menumpuk dan lebih banyak lagi korban pembunuhan massal makin membuat Israel bangga.

Total korban mencapai ratusan dan 24 di antaranya anak-anak. Israel membombardir sekolah bahkan rumah sakit, namun tak satu pun keadilan bisa menyeret mereka untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Meski secara jelas kejahatan kemanusiaan terjadi di depan mata tapi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) selalu mengatakan serangan mereka sudah sesuai dengan perintah dari pusat. Berbeda dengan keadaan di Irak dan Suriah yang juga tengah konflik. Warga Gaza tak memiliki fasilitas mewah saat ini dibutuhkan pengungsi yakni melarikan diri. Gerbang Rafah sebagai satu-satunya jalan keluar ditutup oleh Mesir sebagai pemilik sah dan ini membuat mereka harus bertahan hidup di tengah gempuran militer Zionis.

Sejak perang Libanon pertama lebih dari tiga dekade lalu, pembantaian warga Arab telah terjadi. IDF tidak berperang melawan tentara dan Hamas namun sasaran utama mereka yakni penduduk sipil. Bangsa Arab seperti tidak mempunyai tujuan hidup, mereka dilahirkan seolah hanya untuk membunuh dan dibunuh, dan Zionis telah menargetkan mereka untuk dihabiskan.

Hamas pun bersalah. Mereka meninggalkan masyarakat sipil Gaza dan memfokuskan diri menyerang militer Israel dari tempat-tempat bersembunyi. Mereka meninggalkan rakyat tak bersalah semakin sengsara di garis perbatasan. Namun tentu saja ini membuat kesalahan Israel semakin berlipat. Mereka menyerang rumah-rumah dan tak satu pun kelompok Hamas berada di sana. Israel melontarkan mortar dengan penghuninya berada di dalam sana.

Pensiunan mayor jenderal Israel Oren Shachor memberikan komentar paling kejam dan tak rasional. "Dengan membunuh warga mereka ini akan menakuti Hamas," ujarnya. Ucapan enteng ini sama sekali tak mendapat respon bahkan dari polisi dunia Amerika Serikat sekalipun. Ucapan ini kejahatan paling terlihat dan mengenaskan.

Perang merupakan hal hina dalam peradaban manusia dan perang paling parah yakni perang tanpa tujuan. Ini yang terlihat antara Gaza-Israel. Dunia jelas tak bisa membayangkan kengerian hidup di Gaza dan ketakutan dirasakan oleh 1,8 juta penduduknya. Jalur Gaza hanya satu contoh wilayah keputus asaan manusia.

Israel telah menyiapkan 1.000 ton bahan peledak dan tanda-tanda kemenangan mereka sudah hampir tercapai. Kematian bagi Arab.

Simak juga artikel kami yang lainnya jika anda berminat Super Ampuh Membesarkan dan Mengencangkan Payudara .

Inilah Cara Publik Awasi Perhitungan Pemungutan Pilpres 2014

pengawalan Pemungutan suara
pengawalan Pemungutan suara
Inilah Cara Publik Awasi Perhitungan Pemungutan Pilpres 2014 - Pemungutan suara pemilu presiden dan wakil presiden 2014 telah usai digelar. Rekapitulasi atau penghitungan suara menjadi salah satu hal yang penting untuk mewujudkan demokrasi yang jujur dan adil.

Di tengah-tengah dua kandidat pasangan capres dan cawapres yang masing-masing mengklaim kemenangan, rekapitulasi suara secara manual versi KPU ditunggu-tunggu semua pihak. Pengawalan penghitungan suara secara berjenjang yang dilakukan KPU perlu dikawal untuk menghindari adanya modus-modus keculasan dalam penghitungan.

Adapun jadwal tahapan penghitungan suara yang dilakukan KPU mulai dilakukan dari TPS-TPS usai dilaksanakan pemungutan suara pada 9 Juli lalu. Kemudian pada tanggal 11-12 Juli 2014 dilaksanakan rekapitulasi di tingkat kelurahan/desa.

Selanjutnya dari tanggal 13-15 Juli 2014, rekapitulasi suara harus selesai dihitung di tingkat kecamatan. Sedangkan untuk rekapitulasi suara di tingkat kabupaten/kota, dijadwalkan dari tanggal 16-17 Juli 2014.

"Kegiatan rekapitulasi pada tanggal 18-19 Juli pada tingkat provinsi dan akan dilanjutkan rekap tingkat nasional pada 20-22 Juli 2014," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di kantornya, Jakarta, Rabu (9/7) kemarin.

Husni menegaskan, hasil quick count bukanlah hasil resmi penghitungan suara dalam Pilpres 2014. Menurut dia, sudah ada tahapan-tahapan pilpres hingga penetapan secara resmi siapa pemenang Pilpres 2014 yang dilakukan KPU sebagai penyelenggara pemilu.

Dalam pemilu 2014 ini, setiap warga negara berhak dan bisa mengawal penghitungan suara agar tidak terjadi kecurangan-kecurangan. Seperti halnya penggelembungan suara, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kabupaten/kota, provinsi dan hingga tingkat nasional.

Jika ingin turut berpartisipasi dalam pengawalan rekapitulasi suara, publik dapat mengecek website KPU untuk melihat hasil pindai form C1 di seluruh TPS di Indonesia. Bila ada kecurangan ataupun kejanggalan, di website KPU itu juga ada nomor telepon yang bisa dihubungi, alamat email dan alamat pengaduan.

Berikut halaman link KPU untuk melihat hasil pindai form C-1 demi mengawal penghitungan suara hasil Pilpres 9 Juli 2014


Kami sajikan Tips bagi tubuh :

Saturday, 12 July 2014

Pendukung Prabowo di Teror akan di bunuh


Pendukung Prabowo di Teror akan di bunuh - Menjelang pengumuman resmi pilpres oleh KPU pada tanggal 22 Juli mendatang teror yang diterima kubu Prabowo-Hatta semakin meningkat, keras dan meluas.

"Kantor lembaga survei JSI (Jaringan Suara Indonesia) dilempari bom molotov. Istri dan anak sejumlah tokoh pendukung Merah Putih juga diteror," kata penasihat tim kampanye pasangan Prabowo-Hatta, Letjen TNI Purn Suryo Prabowo dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Jumat (11/7).

Suryo mengungkapkan, teror tersebut mulai bernada ancaman melalui SMS hingga percobaan pembunuhan. "Kebanyakan diancam gunakan SMS tapi ada juga yang coba dibunuh dengan cara ditabrak. Mobilnya ringsek tapi orangnya selamat," ungkapnya.

Suryo menilai cara yang digunakan untuk memenangkan pilpres sudah seperti cara yang ditempuh oleh PKI. "Prinsipnya sama, yaitu mengabaikan hukum, pengerahan massa dalam jumlah besar, teror hingga ancaman pembunuhan," jelasnya.

Selain itu ada pemaksaan terhadap terbentuknya opini publik agar pasangan Jokowi-JK ditetapkan sebagai pemenang pilpres. "Lembaga survei mereka memonopoli kebenaran, memaksa penghitungan KPU sama dengan hitungan mereka," bebernya.

Suryo menuding, kubu Jokowi-JK juga telah menghina dan mencerca umat Islam yang ada di koalisi merah putih. Umat Islam pendukung Prabowo-Hatta dituding mereka tidak taat beribadah. Perlahan mereka masuk ke isu SARA. Provokasi begini berpotensi memicu konflik.

"Sepertinya mereka sudah kehabisan isu untuk menyerang kami hingga urusan ibadah orangpun dinilai mereka. Mau mereka apa sih? Ini ada apa sebenarnya?" tanyanya heran.

Thursday, 10 July 2014

Serangan Keras Israel Membabibuta




Serangan Keras Israel Membabibuta - Israel melanjutkan serangan udara ke berbagai sasaran di Jalur Gaza. Militer Israel menerangkan, angkatan udara dan angkatan laut sudah menyerang 435 sasaran di Palestina sejak dimulainya operasi militer. Kelompok militan Palestina menembakkan sekitar 225 roket, 40 roket berhasil dihancurkan sistem penangkal udara Israel sebelum mencapai sasarannya. 

Salah satu serangan roket Israel dilakukan tengah malam menghancurkan sebuah rumah di Beit Hanun. Komandan Jihad Islam, Hafez Hammad, tewas dalam serangan itu, termasuk lima anggota keluarganya. 

Sebelumnya, kelompok militan Palestina menembakkan puluhan roket ke Tel Aviv dan Yerusalem. Sirene peringatan bahaya berbunyi beberapa kali dan orang-orang mencari perlindungan di ruangan khusus. 

Pihak Palestina menyatakan, 11 warganya tewas dalam serangan roket hari Rabu (09/07). Jumlah korban tewas sejak eskalasi konflik antara Israel-Palestina meningkat menjadi 32 orang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak. 

Militer Israel menerangkan, tembakan roket dari Palestina mencapai kota pantai Chadera di utara Tel Aviv, yang terletak sekitar 117 kilometer dari Gaza. Ini adalah serangan roket dengan daya jangkau terjauh yang pernah dilakukan dari Palestina. 

Beberapa roket dari Palestina berhasil dihancurkan di udara oleh sistem pertahanan Iron Dome (Kubah Besi). Sampai saat ini, tidak ada korban tewas di Israel. 

 Obama serukan kedua pihak tahan diri 

Presiden AS Barack Obama menyerukan kepada kedua pihak yang bertikai agar menahan diri. Kedua pihak harus menggunakan akal sehat dan memutus lingkaran pembalasan dendam. "Kedua pihak harus mau mengambil resiko demi perdamaian", kata Obama dalam sebuah tulisan yang diterbitkan di koran Jerman "Die Zeit". 

Selanjutnya Obama menulis, Amerika tetap mendukung solusi dua negara untuk mengupayakan perdamaian permanen di Timur Tengah. Ia sekali lagi menegaskan dukungan Amerika terhadap situasi keamanan di Israel. 

Obama menjadikan solusi konflik Timur Tengah sebagai salah satu prioritas utama pada masa kepresidenannya yang pertama. Namun semua upaya melancarkan kembali perundingan perdamaian sampai saat ini gagal. 

Mantan duta besar Israel di Jerman Avi Primor mengatakan kepada harian "Jerman Frankfurter Rundschau", Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan dinas rahasia Israel sebenarnya tidak setuju melakukan serangan darat ke Gaza, karena hal itu "tidak akan menyelesaikan persoalan." 

Tapi kalangan garis keras di Israel seperti Menteri Luar Negeri Avigdor Liebermann dan Menteri Ekonomi Naftali Bennett melakukan "tekanan keras" dalam koalisi pemerintahan. "Mereka adalah kubu fanatik yang tidak mau solusi politik. Kelompok moderat sudah tersingkir keluar", kata Primor.

Tips Perawatan Kulit :